Celeb

Benarkah Ada Juri D’Academy Asia Yang Kemarin Berbuat Curang?

May 10, 2016

Evi-dan-Pak-Ngah

Salah satu acara TV yang kini tengah digandrungi para permirsa dan akhirnya memperoleh rating yang tinggi adalah acara musik dangdut D’Academy Asia yang ditanyangkan Stasiun TV Indosiar. Langkah yang di ambil Indosiar untuk membuat kontes lagu-lagu dangdut, patut diacungi dua jempol. Melalui musik dangdut paling tidak bisa membuat empat negara menjadi lebih dekat dan akrab lagi.

Dan ajang D’Academy Asia kini telah berakhir. Namun ada berita yang kurang mengenakkan hati saat memasuki babak top 5. Menyisakan 5 peserta, persaingan mengerucut menjadi Indonesia melawan Malaysia. Seperti diketahui, para kontestan dari dua negara lain yakni Brunei Darussalam dan Singapura telah terlebih dulu tersenggol.

Dalam babak top 5, Indonesia mengirimkan tiga wakilnya. Mereka adalah Lesti, Danang dan Evy Masamba. Sementara Malaysia diperkuat oleh Fitri Hiswady dan Shiha Zikir, dua biduan yang kualitasnya jauh dibawah peserta dari Indonesia.

pak-ngah.png-1

Di ajang D’Academy Asia Indosiar semalam akhirnya memutuskan Evy Masamba asal Indonesia yang Tersenggol di babak Top 5 Dangdut Academy Asia. Namun, keluarnya Evy ini menuai berbagai kritikan. Pasalnya juri asal Malaysia, Pak Ngah dianggap tidak obyektif dalam memberikan nilai, khususnya kepada peserta asal Indonesia.

Yang menjadi kontroversi adalah Pak Ngah memberi nilai yang sangat rendah kepada Evy. Padahal ini sudah masuk Top 5. Oleh Pak Ngah Evy hanya diberi nilai 80, sementara dua peserta asal Mayasia Shiha dan Fitri diberi nilai sangat tinggi yaitu 92. Pak Ngah berdalih Evy dianggap masih bernyanyi seperti kontes dangdut Indonesia, bukan level Asia.

Hal ini pun menuai kecurigaan banyak kalangan terasuk netizen yang menilai bahwa Pak Ngah ingin menyelamatkan peserta dari negaranya agar lolos menjadi juara di ajang tersebut. Padahal seperti diketahui kualitas peserta asal Malaysia jauh dibawah peserta Indonesia.

pak-ngah

Kecurigaan ini bukan tanpa alasan, hal ini terbukti setelah dalam akun Instagram miliknya Pak Ngah menunjukan kesenangannya karena peserta Malaysia masuk ke tahap selanjutnya. Alhasil, Pak Ngah beserta kedua peserta asal Malaysia pun mendapat hujatan dari penduduk jagat maya yang tidak suka dengan kelakuan orang Malaysia yang diwakili Pak Ngah.

Kecurangan yang dilakukan Juri Malaysia juga membuat para komentator binggung. Hal ini terlihat jelas pada raut muka Soimah dan Fakhrul Razi yang tampak tak percaya Evy mendapat nilai rendah jauh dibawah Shiha dan Fitri.

Dalam acara kompetisi D’Academy Asia penjurian dilakukan oleh 4 orang yang katanya ahli dibidang musik yang berasal dari keempat negara peserta, yaitu Indonesia, Singapura, Brunai dan Malaysia.

Selain juri ada juga sejumlah komentator dari keempat negara, yang berhadapan langsung dengan para peserta. Mereka diminta untuk mengomentari para peserta dari berbagai segi mulai teknik menyanyi sampai penguasaan panggung dan pakaian yang dikenakan di atas panggung.

Sumber : hello-pet.com

You Might Also Like