Sepakbola

Selain Pintar Bermain Bola Martunis Rupanya Juga Rajin Beribadah

January 18, 2016
048715400_1435863414-Martunis_3-e1436179256908

Beberapa waktu yang lalu sempat heboh akan prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Martunis, remaja asal Aceh yang berhasil diterima di akademi bergensi Sporting Lisbon, Portugal. Dan yang lebih unik lagi, ternyata Martunis adalah korban bencana tsunami yang terjadi di kampung halamannya, Banda Aceh, pada Desember 2004 silam.

Saat bencana yang telah merenggut nyawa ibu dan adiknya itu datang melanda, Martunis kecil sedang bermain futsal dengan mengenakan pakaian tim nasional Portugal. Ia memang mengidolakan Cristiano Ronaldo, seorang pemain legendaris asal Portugal.

Setelah terapung-apung dan bisa bertahan hidup sendiri selama hampir 2 minggu, Martunis ditemukan dengan masih mengenakan seragam tersebut. Rupanya, ia berhasil bertahan hidup dengan memakan mie kering yang ditemukannya dan meminum air genangan.

323547_pemuda-aceh-martunis-ke-stadion-sporting-lisbon_663_382-e1436178703268

Keajaiban dan ketangguhannya telah menginspirasi banyak orang, dan menyentuh Cristiano Ronaldo yang akhirnya datang mengunjungi Martunis ke Indonesia serta memberi banyak bantuan dan dukungan, bahkan kemudian mengangkat Martunis menjadi anak angkatnya.

Martunis kini telah resmi berkarir sepakbola di Sporting Lisbon, akademi yang juga turut membesarkan nama Cristiano Ronaldo dan Luis Figo. Namun ternyata berkah kesuksesan yang diraih Martunis pada usia muda ini tidak membuatnya lupa akan apa yang telah diajarkan di keluarganya sejak kecil. Sarbini, sang ayah kandung, menuturkan bahwa sejak dulu Martunis merupakan anak yang pendiam, patuh,serta taat beragama.

Kepada anaknya, Sarbini kemudian berpesan untuk tetap rajin membaca Al Quran dan shalat lima waktu meski sudah tinggal di Portugal. Meski akan tinggal jauh di negeri orang, Sarbini ingin Martunis tetap tidak meninggalkan jati dirinya sebagai putra Aceh yang rajin shalat dan penuh sopan santun.

Selain untuk tetap memegang teguh keyakinan agamanya, ayah Martunis juga berpesan agar anaknya mempertahankan disiplin, terutama tepat waktu dalam latihan, apalagi kala akan berkarir di luar negeri.

“Jangan malas, supaya cita-citanya tercapai, kami sekeluarga mendoakan,”

o_19pg1a38uk09c8d1ooam1j17fna-e1436178355183

Menurut Sarbini, Martunis memang memiliki tekad yang kuat untuk menjadi pesepakbola profesional seperti Cristiano Ronaldo. Hal itu berusaha diwujudkannya melalui latihan rutin bersama klub lokal di Banda Aceh setiap sore. Kedisiplinan itulah yang menurut Sarbini harus terus dijaga oleh anaknya, Martunis.

Dan pada tanggal 1 Juli 2015 yang lalu, Martunis resmi dikontrak oleh akademi Sporting Lisbon untuk tim U-19. Presiden Sporting Lisbon, Bruno de Carvalho sendiri yang memperkenalkan sosok Martunis ke khalayak, diikuti dengan kebanggaan dan tekad untuk membantu dan memberi kesempatan bagi Martunis, sang bocah korban tsunami Aceh, untuk berkembang sebagai manusia yang berprestasi.

Berikan tepuk tangan yang paling gemuruh untuk Martunis.. kami bangga padamu.. Semoga sukses dan harumkan nama bangsa!

Sumber : hello-pet.com

You Might Also Like